Ponpes Tahfidzul Qur'an Wahdah Islamiyah Makassar - Gowa
Hafiz Qur’an, Religius, dan Unggul
Jl. Dusun Bilaya Desa Pallantikan Kec. Pattallassang Kab. Gowa, Sulawesi Selatan
CP: 0823-3545-6682a.n. Rahmat, S.Hut., M.Pd.
JAKARTA, WAHDAHEDUMAGZ.COM – Ajang Pesantren Award 2025 memasuki babak penentuan. Kementerian Agama RI pada Rabu (24/9/2025) resmi mengumumkan tiga besar kandidat finalis di setiap kategori.
Penghargaan ini digelar sebagai bentuk apresiasi negara terhadap kontribusi pesantren, santri, dan kepala daerah yang dinilai konsisten membangun ekosistem pendidikan Islam, memberdayakan masyarakat, serta menghadirkan inovasi di tengah arus zaman.
Tahun ini, ada empat kategori yang diperebutkan:
Seleksi dilakukan melalui kriteria ketat, mulai dari regulasi yang berpihak pada pesantren, inovasi pendidikan, hingga prestasi personal yang mampu menginspirasi publik.
Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said, menegaskan bahwa Pesantren Award bukan sekadar acara seremonial.
“Pesantren Award adalah bentuk penghargaan negara terhadap kontribusi pesantren sekaligus pemerintah daerah yang memberi perhatian khusus pada dunia pesantren. Proses seleksi kami lakukan objektif dan transparan. Ini pengakuan negara terhadap kiprah nyata pesantren,” ujarnya.
Pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Hari Santri, bertepatan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025.
Ketua Dewan Juri, Alissa Wahid, menjelaskan bahwa finalis tahun ini mencerminkan wajah pesantren yang semakin beragam dan progresif.
“Kami menemukan banyak cerita inspiratif: ada santri dengan prestasi akademik dan sosial luar biasa, pesantren yang sukses membangun kemandirian ekonomi, hingga kepala daerah yang konsisten berpihak pada pesantren,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi panggung publikasi nilai-nilai pesantren yang relevan dengan tantangan zaman.
“Pesantren kini tampil sebagai pusat pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, sekaligus inovatif dalam pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
✨ Ajang Pesantren Award 2025 diharapkan menjadi motivasi bagi pesantren, santri, dan pemimpin daerah di seluruh Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.