January 14, 2026
Artikel

Ustaz Hasbin Abd. Rahim: Mengabdi untuk Al-Qur’an dengan Hati

  • Januari 29, 2024
  • 0
Ustaz Hasbin Abd. Rahim: Mengabdi untuk Al-Qur’an dengan Hati

WAHDAHEDUMAGZ.COM – Lahir di pelosok timur Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Lambara Harapan, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada 17 Juli 1981, Ustaz Hasbin Abd. Rahim tumbuh dalam lingkungan sederhana yang sarat nilai-nilai keislaman.

Sejak kecil, ia dikenal sebagai anak yang tekun, lembut dalam bertutur, serta penuh rasa hormat kepada orang tua dan gurunya — karakter yang hingga kini tetap melekat dan membentuk kepribadiannya yang humanis dan meneduhkan.


Dari Burau ke Jombang, Lalu ke Tanah Suci

Setelah menamatkan pendidikan dasar di kampung halamannya, Hasbin muda memutuskan merantau ke Jawa Timur untuk menuntut ilmu di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng, Jombang — salah satu pesantren legendaris yang telah melahirkan banyak tokoh nasional.

Di usia 15 tahun, ia sudah menghafal 30 juz Al-Qur’an, sebuah capaian luar biasa yang menjadi fondasi kuat dalam perjalanan hidup dan dakwahnya.

Cinta dan dedikasinya terhadap Al-Qur’an mengantarkannya melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar — kini dikenal sebagai Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar.

Tak berhenti di situ, ia menimba ilmu hingga ke Mekkah Al-Mukarramah, di mana beliau berguru dan memperoleh sanad Al-Qur’an riwayat Hafs ‘an ‘Ashim dari Syekh Ibrahim Syalby Hafizhahullah.

Selain itu, Ustaz Hasbin juga menempuh pendidikan di Medina International University (MEDIU), Malaysia pada jurusan Ulumul Qur’an (2005), serta di Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar pada tahun 2008.


Kiprah dan Prestasi

Ketekunan dan keluasan ilmunya membuat Ustaz Hasbin dikenal bukan hanya sebagai seorang hafiz Al-Qur’an, tetapi juga pendidik, pembina, dan pemimpin lembaga Qur’ani yang berpengaruh di Sulawesi Selatan.

Beberapa prestasi dan amanah yang pernah dan sedang diemban antara lain:

  • 🏆 Juara II Menghafal dan Tafsir Al-Qur’an berbahasa Arab tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (2005)
  • 👨‍⚖️ Juri Nasional Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) di Jakarta (2009)
  • 📜 Menerima sanad tajwid kitab Al-Jazariyah dari Syekh Karamallah (Sudan) pada 2014
  • 🕌 Imam tetap Masjid Wihdhatul Ummah Makassar sejak 2003
  • 📖 Muhafidz di Al-Markaz Imam Malik Makassar
  • 🎓 Direktur Pondok Pesantren Ar-Rahman Gowa
  • 🏫 Pimpinan Rumah Qur’an Ash Shafa Putri Makassar
  • 👨‍🏫 Pengajar Tahfidzul Qur’an di Sekolah Islam Terpadu Islamiyah Makassar
  • 💡 Penulis buku “Tajwid Praktis Ash Shafa”, panduan populer bagi para penghafal Al-Qur’an
  • 💧 Owner produk Minyak Angin Ash Shafa Plus Ruqyah

Selain menjadi pendidik, beliau juga kerap diundang sebagai pemateri seminar dan pelatihan tahfidz bagi guru dan tenaga pendidik, serta menjadi juri berbagai lomba MHQ di tingkat daerah maupun nasional.


Dakwah yang Menyentuh Hati

Yang membedakan Ustaz Hasbin dengan banyak pendakwah lainnya adalah pendekatan dakwahnya yang lembut, empatik, dan menenangkan. Ia lebih memilih untuk menyentuh hati daripada menegur dengan keras.

Santri-santrinya menggambarkan beliau sebagai sosok yang tegas namun penuh kasih, disiplin namun bersahabat, serta ramah namun berprinsip kuat.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tapi untuk dihidupkan dalam akhlak dan perbuatan,” begitu prinsip yang selalu beliau tanamkan.

Filosofi itu menjadi napas dari seluruh aktivitasnya — baik saat mengajar, membina, maupun memimpin lembaga.


Figur Inspiratif Penghafal Al-Qur’an

Kini, Ustaz Hasbin Abd. Rahim dikenal luas sebagai figur inspiratif bagi generasi muda penghafal Al-Qur’an di Sulawesi Selatan dan berbagai daerah lain di Indonesia.

Keteladanan, kedalaman ilmu, dan kelembutan sikapnya menjadi bukti bahwa mengabdi kepada Al-Qur’an bukan sekadar memperkaya intelektual, tetapi juga membangun peradaban dengan hati.


“Siapa yang hidup bersama Al-Qur’an, maka ia tidak akan pernah kehilangan arah.”
Prinsip inilah yang terus dipegang teguh oleh Ustaz Hasbin Abd. Rahim dalam setiap langkah dakwah dan pengabdiannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *