January 14, 2026
Berita

Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbasis Bahasa Arab di Kecamatan Manggala

  • Januari 29, 2024
  • 0
Wali Kota Makassar Dorong Sekolah Percontohan Berbasis Bahasa Arab di Kecamatan Manggala

MAKASSAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global generasi muda, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggagas pendirian sekolah percontohan berbasis bahasa Arab di Kecamatan Manggala.

Gagasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Wahdah Islamiyah Makassar, yang dipimpin oleh Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, di Balai Kota Makassar.


Bahasa Arab Sebagai Bekal Kompetensi Global

Munafri menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan kompetensi kunci abad ke-21 yang harus dikuasai peserta didik agar mampu beradaptasi dalam dunia yang semakin terbuka. Selain bahasa Inggris, bahasa Arab memiliki posisi strategis dalam membangun jejaring pendidikan, keilmuan, dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.

“Bahasa Arab bukan hanya bahasa agama, tetapi juga bahasa ilmu dan ekonomi. Negara-negara di Timur Tengah kini menjadi pusat pertumbuhan global. Kita perlu menyiapkan generasi yang mampu berkomunikasi dan berkiprah di sana,” jelasnya.

Ia menambahkan, peluang kerja dan studi di negara-negara seperti Qatar, Dubai, dan Bahrain terbuka lebar, namun seringkali terkendala karena minimnya kemampuan bahasa Arab di kalangan tenaga profesional Indonesia.


Integrasi Kurikulum Bahasa dan Karakter

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Makassar mengusulkan kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Wahdah Islamiyah.

Melalui kolaborasi ini, sejumlah sekolah negeri di Kecamatan Manggala akan dijadikan model sekolah terintegrasi, yang menggabungkan pembelajaran bahasa Arab, Al-Qur’an, dan penguatan karakter moral dalam satu kurikulum pembinaan.

“Kita ingin menghadirkan model pendidikan yang holistik — bukan hanya unggul akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak. Mahasiswa PPL dari STIBA bisa berperan langsung sebagai pengajar dan pembina di sekolah-sekolah percontohan,” ujar Munafri.

Program ini diharapkan menjadi pilot project pendidikan berbasis bahasa Arab yang dapat direplikasi ke kecamatan lain di Kota Makassar.


Sinergi Pendidikan dan Lingkungan

Selain bidang bahasa dan karakter, Munafri juga menyoroti pentingnya edukasi lingkungan dalam dunia pendidikan. Ia mengajak Wahdah Islamiyah untuk mengembangkan sekolah hijau (green school) melalui penerapan urban farming dan pengelolaan sampah terpadu di lingkungan STIBA.

“Saya ingin STIBA menjadi laboratorium pendidikan lingkungan. Mulai dari pengelolaan sampah dengan komposter dan ecoenzyme hingga pemanfaatannya untuk pertanian lahan sempit. Anak-anak harus belajar bahwa kebersihan dan keberlanjutan adalah bagian dari iman,” tegasnya.


Dukungan Penuh Wahdah Islamiyah

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Makassar, Gishar Hamka, menyatakan komitmen Wahdah Islamiyah untuk mendukung penuh program pendidikan terpadu ini.

“Wahdah siap berkolaborasi, baik dalam penguatan kurikulum bahasa Arab, pelibatan mahasiswa STIBA dalam pengabdian pendidikan, maupun pengembangan sekolah berbasis lingkungan,” ungkapnya.

Menurut Gishar, tim Wahdah akan segera menyiapkan rencana teknis dan area implementasi program yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kota Makassar.


Langkah Strategis Pendidikan Berbasis Karakter dan Bahasa

Gagasan sekolah percontohan berbahasa Arab di Manggala menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam membangun model pendidikan berkarakter, berwawasan global, dan berakar pada nilai-nilai Islam.

Inisiatif ini diharapkan dapat melahirkan peserta didik yang cakap bahasa, unggul moral, dan peduli lingkungan — sejalan dengan visi kota pendidikan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *